Ketua FOSSBI Madina Desak Pembentukan PSSI Mandailing Natal Definitif: “Semua Ada Waktunya”

Ketua FOSSBI Madina Desak Pembentukan PSSI Mandailing Natal Definitif: “Semua Ada Waktunya”

Madina, (SR Madina News) – Ketua Forum Sekolah Sepakbola Indonesia (FOSSBI) Kabupaten Mandailing Natal, Sulaiman S.Pd, menyoroti lambannya proses pembentukan Ketua PSSI Mandailing Natal yang definitif. Ia menilai kondisi ini menjadi salah satu penghambat dalam upaya mempercepat kemajuan sepakbola di daerah tersebut. Senin, 3/11/2025.

Menurut Sulaiman, perkembangan sepakbola di Mandailing Natal saat ini sebenarnya menunjukkan tren positif. Klub dan sekolah sepakbola telah tumbuh hampir di setiap kecamatan, sementara turnamen juga terus bergulir di berbagai daerah. Namun, di sisi lain, belum adanya kepemimpinan PSSI Madina yang definitif dinilai menjadi catatan penting bagi pembinaan sepakbola ke depan.

“PSSI Madina saat ini masih dipegang oleh PLt yang kita kenal sebagai tokoh besar sepakbola Mandailing. Tapi semua ada waktunya. Hampir lima tahun belum juga terpilih Ketua yang definitif, dan ini tentu menjadi dilema yang perlu segera diselesaikan,” ujar Sulaiman, Minggu (3/11/2025).

Ia berharap ke depan akan terbentuk kepengurusan PSSI Mandailing Natal yang lebih matang dan mampu menggerakkan potensi sepakbola di setiap daerah. Sulaiman juga menegaskan pentingnya regenerasi dan keterlibatan orang-orang yang kompeten di bidangnya.

Baca Juga :  MoU Pemkab Madina–UMSU Dukung SDM

“Pengurus lama juga harus legowo. Regenerasi itu wajar, demi kemajuan sepakbola kita bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sulaiman mendesak PLt Asprov PSSI Sumatera Utara untuk memandang penting dan mendesak (urgent) pembentukan kepengurusan PSSI Madina yang baru, mengingat masa kepengurusan lama telah habis sejak beberapa tahun lalu.

“Kami berharap Asprov segera menindaklanjuti hal ini. Sudah saatnya PSSI Madina memiliki kepengurusan definitif agar pembinaan dan kompetisi di daerah berjalan lebih terarah,” tutupnya. (DS 01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *