Madina, (SR Madina News) — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Mandailing Natal memicu tindakan ekstrem warga. Seorang pengantre di SPBU Aek Galoga, yang akrab disapa Mamak, mengaku terpaksa menggunakan thinner cairan yang umum dipakai untuk mengecat kayusebagai bahan bakar motornya.
Mamak mengatakan langkah itu diambil karena sulitnya mendapatkan BBM. “Bisa hidup seperti biasa,” ujarnya Rabu, (3/12/2025)
saat ditanya apakah motornya bisa menyala dengan thinner.Meski demikian, ia mengakui penggunaan thinner berisiko merusak mesin kendaraan
.
“Tentu (berdampak). Sebenarnya ini tidak boleh digunakan karena bukan untuk motor, tapi karena darurat tidak ada cara lain. Setidaknya motor bisa jalan sampai ke SPBU untuk mengantre,” kata Mamak.
Kelangkaan BBM di Madina dalam beberapa hari terakhir membuat antrean panjang di sejumlah SPBU. Warga terpaksa menempuh berbagai cara demi mendapatkan bahan bakar, termasuk tindakan membahayakan seperti yang dilakukan Mamak.(*)

