Lomba Pidato Tingkat Pesantren dan Aliyah Se-Madina Resmi Dibuka.

Lomba Pidato Tingkat Pesantren dan Aliyah Se-Madina Resmi Dibuka.

Madina (SR Madina News) – Lomba Pidato Tingkat Pesantren dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Mandailing Natal resmi dibuka di Sekretariat DPC PPP Mandailing Natal. Kegiatan tersebut diikuti pelajar dan santri dari berbagai pesantren serta madrasah aliyah yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua Panitia, Ustadz Mukhsin Hasibuan, mengatakan lomba pidato tersebut diikuti oleh peserta dari 15 pesantren dan madrasah aliyah se-Mandailing Natal. Para peserta terdiri dari siswa dan siswi serta santri dan santriwati.

Menurut Mukhsin, kegiatan ini menjadi wadah bagi para generasi muda untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum sekaligus meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Mandailing Natal, H. Abdi Faisal Nasution, SH., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PPP untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya pada momentum politik atau pemilihan umum.

“Jangan nanti sampai ada anggapan masyarakat PPP muncul saat pemilu saja. Kita juga harus hadir pada hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mikraj, bahkan Tahun Baru Islam. Kita akan adakan kegiatan seperti ini, dan ke depan hadiahnya juga akan kita tambahkan agar lebih semarak,” ungkap Abdi Faisal.

Baca Juga :  Rakor Tingkat Menteri, Pemkab Madina Laporkan 49 Desa Terdampak Bencana

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan semata, tetapi dapat menjadi ruang bagi para pelajar dan santri untuk mengembangkan potensi, khususnya dalam bidang dakwah dan kemampuan berbicara di hadapan masyarakat.

Lomba pidato tersebut berlangsung dengan antusiasme para peserta yang mewakili lembaga pendidikan masing-masing. Panitia berharap kegiatan ini dapat melahirkan peserta-peserta terbaik sekaligus menjadi agenda yang dapat terus dilaksanakan pada momentum keagamaan lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.(DS01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *