Bayar Pajak Rutin, Petani Malintang Jae Pertanyakan Perhatian Pemerintah.

Bayar Pajak Rutin, Petani Malintang Jae Pertanyakan Perhatian Pemerintah.

Madina, ( SR- Madina News) – Petani di Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, mengeluhkan kondisi jalan menuju lahan pertanian seluas ribuan hektar yang hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah Senin, (11/5/2026)

Jalan yang menjadi akses utama para petani untuk mengangkut hasil pertanian tersebut disebut telah puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan. Kondisinya rusak parah, dipenuhi bebatuan, berlumpur saat musim hujan dan berdebu ketika musim kemarau.

Kondisi Jalan Di Desa Malintang Jae

Rahmad Darmawan Daulay, salah seorang anak petani di desa tersebut, mengatakan jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, karena digunakan untuk mengakses lahan pertanian hampir seribu hektar lebih.

“Jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Kalau hujan berlumpur dan sulit dilalui, kalau kemarau berdebu dan berbatu. Petani sangat kesulitan mengangkut hasil panen,” ujarnya.

Menurut Rahmad, wilayah pertanian tersebut tidak hanya dimanfaatkan warga Desa Malintang Jae, tetapi juga masyarakat dari Kecamatan Bukit Malintang, Kecamatan Siabu hingga Kecamatan Panyabungan Utara.

Akibat buruknya infrastruktur jalan, biaya operasional petani meningkat karena kendaraan sering rusak dan waktu tempuh menjadi lebih lama. Kondisi itu dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani serta harga jual hasil pertanian.

Baca Juga :  Warga Jalan Sentosa Kelurahan Sipolu-polu Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Berbagai Lomba.

“Padahal masyarakat rutin membayar Pajak Bumi dan Bangunan setiap tahun. Tapi sampai sekarang jalan pertanian ini belum juga diperhatikan,” tambahnya.

Para petani berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera turun tangan dan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan maupun perbaikan jalan pertanian tersebut.

Masyarakat menilai, perbaikan jalan tidak hanya akan meringankan beban petani, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah itu.(DS01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *