Panyabungan, (SR Madina News) – Bagi UMKM tambahan modal sekecil apa pun tetap berarti. Modal itu bisa dipakai untuk menambah barang dagangan, merarawat tempat jualan agar menjaga usaha tetap berjalan lancar.
Hal inilah yang menjadi perhatian UPZ Bank Sumut. Sebanyak terhadap 13 UMKM atau Pedagang di lingkungan Masjid Agung Nur Ala Nur, Mandailing Natal, akan mendapat bantuan modal masing-masing Rp1 juta atau total Rp13 juta.
Program Ekonomi UMKM bebasis Masjid ini disampaikan saat kunjungan UPZ Bank Sumut ke Masjid Agung Nur Ala Nur, Jumat (2/10/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para PKL menambah modal usaha dan menjaga perputaran dagangan. Dampaknya juga diharapkan bisa dirasakan keluarga penerima, karena usaha yang terus berjalan menjadi salah satu sumber penghasilan mereka.
Hadir dalam kunjungan tersebut dari UPZ. Bank Sumut Medan Manager UPZ Bank Sumut M. Usman, Petugas UPZ Bank Sumut Rahmad syahputra, dan Pimpinan Bank Sumut Syariah Cabang Panyabungan Zul Bahri Lumbantobing.

Turut disambut Ketua BKM Masjid Agung Nur Ala Nur
Khoirul Anwar Siregar, Sekretaris BKM Masjid Agung Nur Ala Nur Dede Hafirman Said.
Manager UPZ Bank Sumut, M. Usman, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para penerima secara amanah. Ia juga berharap program serupa dapat terus berkembang sehingga lebih banyak PKL dan pelaku UMKM yang memperoleh manfaat.
“Dengan bantuan ini, PKL yang terbantu dapat mempergunakannya dan amanah. Mudah-mudahan ke depan PKL dan UMKM lainnya juga dapat terbantu,” ujarnya.

Ketua BKM Masjid Agung Nur Ala Nur, Khoirul Anwar Siregar, menyampaikan terima kasih kepada UPZ Bank Sumut, Bank Sumut Syariah dan Bank Sumut Cabang Panyabungan atas perhatian yang diberikan kepada para PKL di Lingkungan Masjid Agung Nur Ala Nur.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada UPZ Bank Sumut, Bank Sumut Syariah dan Bank Sumut Cabang Panyabungan atas perhatian kepada para PKL di lingkungan Masjid Agung Nur Ala Nur. Semoga bantuan ini dapat segera terealisasi, sehingga dapat menambah semangat para PKL dalam mengembangkan usaha, meningkatkan ibadah, serta turut menjaga kebersihan dan keamanan masjid. Mudah-mudahan program seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Khoirul.
Bantuan ini menjadi bentuk dukungan ekonomi yang hadir dari lingkungan masjid. Bagi para PKL, harapannya sederhana: dagangan tetap berputar, usaha bisa berkembang, dan penghasilan keluarga ikut terbantu. (DS01)
